Para calon kepala desa (kades) menandatangani kesepakatan damai untuk pelaksanaan Pilkades serentak tahap II yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Senin (1/7/2019). Acara penandatanganan dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni beserta jajaran Forkompinda dan pejabat terkait. Hadir pula, jajaran Muspika di 17 kecamatan yang menggelar Pilkades serta panitia penyelenggara.

Bupati Sri Sumarni meminta agar pelaksanaan pilkades serentak yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat bisa berjalan aman dan damai sesuai kesepakatan yang telah disepakati bersama. Selain itu, ia juga meminta para calon Kades agar dapat berkompetisi secara sehat guna terciptanya suasana kondusif.

“Saya meminta, semua calon ikut menjaga suasana kondusif. Yen menang ojo umuk, yen kalah ojo ngamuk. Baik yang menang atau kalah harus bisa saling menghormati,” pesannya.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Desa Mudzakir Walad menyatakan, pelaksanaan

Pilkades serentak tahap II dijadwalkan pada hari Rabu tanggal 10 Juli mendatang. Pilkades tahap II dilangsungkan di 51 desa. Yakni, desa-desa yang masa jabatan kadesnya berakhir setelah bulan Maret hingga Desember 2019.

Untuk pelaksanaan Pilkades tahap II, Pemkab Grobogan sudah mengalokasikan anggaran melalui APBD senilai Rp 800 juta. Dana tersebut nantinya diperuntukkan untuk membiayai keperluan Pilkades. Seperti pembuatan bilik suara, surat suara, dan honor panitia.

“Besar kecilnya dana yang diterima tiap desa beda-beda. Soalnya, jumlah pemilihnya juga tidak sama antara desa satu dengan lainnya,” katanya.

Ditambahkan Walad, pelaksanaan Pilkades di Grobogan memang direncanakan dilangsungkan dalam dua tahap. Pilkades tahap pertama sudah dilaksanakan 22 November 2018 lalu.

Jumlahnya ada 222 desa yang masa jabatan kadesnya berakhir pada bulan Oktober 2018 sampai Maret 2019. Kades terpilih pada Pilkades tahap I sudah dilantik pada 27 Maret 2019 lalu.

“Pada pelaksanaan Pilkades tahap I lalu berjalan aman dan lancar. Untuk pelakanaan tahap II kita harapkan juga demikian,” imbuhnya.