Bupati Grobogan Sri Sumarni mengapresiasi acara festival semangka yang diselenggarakan di Desa/Kecamatan Penawangan, Rabu (28/8/2019). Hal itu disampaikan bupati saat menghadiri festival yang dilangsungkan di tengah areal semangka tersebut.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selain merupakan upaya untuk mempromosikan hasil pertanian unggulan Kabupaten Grobogan, acara ini juga berpotensi mendukung pariwisata,” katanya.

Bupati hadir bersama pimpinan Forkompinda, anggota DPRD, kepala OPD, kepala BUMD, dan petani semangka dari beberapa kabupaten tetangga. Dalam festival ini ada beragam acara yang disiapkan. Seperti, klinik semangka, lomba ukir buah semangka, lomba makan semangka, lomba menebak berat semangka dan lelang semangka.

Bupati menyatakan, dari data Dinas Pertanian Grobogan, luas areal semangka tahun 2018 lalu sebanyak 771 hektar dengan total produksi mencapai 13.280 ton.

Areal semangka tersebar di Kecamatan Penawangan, Geyer, Ngaringan, Wirosari, Grobogan, Brati, Godong, Tegowanu, Purwodadi, dan Tanggungharjo. Dari areal semangka sebanyak itu, hampir separuhnya berada di Kecamatan Penawangan.

Camat Penawangan Khasan Anwar yang juga bertindak selaku Ketua Panitia Festival Semangka mengungkapkan, festival digelar dalam rangka tasyakuran petani semangka di Kecamatan Penawangan.

''Sudah jadi tradisi petani dan pedagang semangka, setiap panen raya selalu mengadakan tasyakuran secara swadaya. Untuk kali ini pelaksanaannya dibikin beda, yakni dengan menggelar Festival Semangka Grobogan,” katanya.