Acara perayaan momen pergantian tahun di alun-alun Purwodadi berlangsung meriah. Sejak siang hingga hingga mendekati waktu pergantian tahun, ribuan orang berbondong-bondong memadati kawasan alun-alun.

Meski beberapa kali turun hujan deras namun tidak menyurutkan animo warga untuk merayakan malam pergantian tahun 2020 di luar rumah. Selain memenuhi lapangan, banyak juga warga yang mengambil tempat dipinggiran jalan kampung yang ada di sekitar alun-alun.

Perayaan pergantian tahun juga dirangkai dengan parade dangdut yang dilangsungkan sejak siang harinya. Pertunjukkan parade dangdut yang digelar oleh Disporabudpar bekerjasama dengan Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Grobogan itu sudah dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.

Untuk kegiatan ini, ada empat grup orkes melayu yang jadi pengisi acara. Yakni, Talenta dari Kecamatan Karangrayung, New Barreta (Kradenan), New Pesona (Purwodadi) dan NBM (Toroh).

Menjelang pergantian tahun, Bupati Grobogan Sri Sumarni dan jajaran FKPD serta sejumlah pejabat ikut hadir di alun-alun. Rombongan pejabat tiba di lokasi perayaan

sekitar pukul 23.30 WIB. Menjelang detik-detik pergantian tahun sempat dilangsungkan acara doa bersama.

“Pada penghujung tahun ini harus kita jadikan momen untuk intropeksi diri terhadap apa yang sudah kita lakukan selama setahun terakhir. Selanjutnya, pada tahun 2020, kita harus bisa berbuat lebih baik lagi buat diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa,” kata bupati dalam sambutan singkatnya.

Memasuki detik pergantian tahun, suasana alun-alun kembali semarak. Para pejabat dan penonton bersama-sama membunyikan terompet menyambut datangnya tahun Baru 2020.