Bupati Grobogan Sri Sumarni secara simbolis menyerahkan SK pensiun pada perwakilan PNS di gedung Riptaloka, Kamis (6/2/2020). Penyerahan SK pensiun juga dihadiri Sekda Grobogan Moh Sumarsono, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan Padma Saputra, Asisten III M Chanief, perwakilan PT Taspen dan para kepala OPD terkait.

Jumlah PNS yang mendapat SK pensiun sebanyak 128 orang. Mereka ini akan memasuki purna tugas secara bertahap terhitung mulai tanggal 1 April hingga 1 Juni 2020.

Bupati Sri Sumarni menyatakan, menghadapi pensiun memang membutuhkan kesiapan mental tersendiri. Untuk itu, Pemkab Grobogan telah mempersiapkan dan merintis kegiatan pembekalan bagi PNS yang akan memasuki masa pensiun. Tujuannya, untuk memberikan motivasi, wawasan, dan pengetahuan agar para PNS itu bisa membuat perencanaan saat purna tugas.

“Pemkab Grobogan mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian yang sudah diberikan selama ini. Sebelum memasuki masa purna tugas kami harapkan agar bisa memberikan teladan serta mampu memberi karya terbaik bagi bangsa,” imbuhnya.

Meski sudah memasuki purna tugas namun para pensiunan nantinya tetap diminta untuk selalu berkarya. Baik untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat. “Purna tugas merupakan masa yang pasti dilalui oleh setiap PNS. Meski nantinya sudah tidak lagi dalam ikatan dinas namun kami harapkan sumbangan pemikiran dan karya-karya nyata ditengah masyarakat,” pesannya.

Apabila ditengok kebelakang, pada 30 tahun lalu, mereka ini telah menerima secarik kertas SK CPNS dengan penuh suka cita, semangat bergelora untuk dapat mengabdikan diri di lingkungan Pemkab Grobogan tercinta ini. Demikian juga pada hari ini mereka akan menerima secarik kertas yang telah ditunggu-tunggu.

“Yaitu, SK pensiun sebagai penghargaan atas dedikasi loyalitas dan pengabdian pada negara. Hal ini hendaklah patut disyukuri bersama mengingat pada kenyataannya tidak semua PNS dapat menyelesaikan kariernya sebagai PNS sampai pensiun. Kadangkala banyak godaan ataupun ujian yang harus dihadapi oleh seorang PNS. Apabila tidak disiapkan secara mental, bukan mustahil PNS tersebut tidak akan pernah dapat menyelesaikan tugas pengabdiannya sampai pensiun,” imbuhnya.