Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan apresiasi terhadap penyediaan kupon berhadiah bagi pembeli di Pasar Pagi. Hal itu disampaikan bupati saat melakukan penarikan undian hadiah utama berupa satu unit sepeda motor yang dilangsungkan di halaman Pasar Pagi, Selasa (11/2/2020).

“Saya menyambut baik upaya inovatif yang digagas oleh paguyuban Pasar Pagi yang menjalin kerjasama dengan Bank BKK Purwodadi ini. Hal-hal semacam ini sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan jumlah pengunjung terutama omzet para pedagang di pasar,” kata bupati.

Bupati berharap, kegiatan seperti itu bisa menjadi agenda tahunan dan dengan cakupan wilayah undian yang lebih besar yaitu skala kota purwodadi. Artinya, gebyar pasar rakyat kedepan tidak hanya dilaksanakan di Pasar Pagi, namun juga dilaksanakan untuk keseluruhan pasar rakyat yang ada di wilayah kota Purwodadi. Yaitu, pasar induk, pasar glendoh, dan pasar nglejok serta pasar burung.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa keberadaan pasar rakyat atau pasar tradisional akhir-akhir ini mengalami sedikit penurunan, baik itu dalam hal pengunjungnya maupun omzet yang diperoleh pedagang. Beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut diantaranya adalah kondisi pasar rakyat yang masih dianggap kumuh, kotor, bau, kurang terjaminnya barang yang diperdagangkan, dan infrastruktur serta penataan pedagang yang kurang rapi.

Namun kondisi tersebut tidak terjadi di Pasar Pagi. Sebab, pasar pagi mulai berbenah menata dan merapikan diri agar anggapan pasar yang kumuh kotor dan becek tidak terjadi.

“Untuk mewujudkan pasar yang tertib, bersih, aman, nyaman serta berdaya saing tentunya sangat dibutuhkan kerjasama dan koordinasi yang baik. Yakni, antara pedagang, pengelola serta pengunjung yang berinteraksi bersama dalam proses jual beli barang dan jasa yang ada di pasar rakyat,” sambungnya.

Menurut bupati, beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten diantaranya dengan melakukan revitalisasi infrastruktur pasar yang ada di wilayah Kabupaten Grobogan. Selain itu, dilakukan beberapa pemeliharaan dan penataan pasar dan yang tidak kalah pentingnya dengan melakukan pembinaan baik kepada pengelola pasar maupun kepada pedagang yang ada di pasar.

“Dengan adanya revitalisasi tersebut tentunya pemkab berharap dengan telah disediakannya fasilitas infrastruktur yang memadai dan didukung dengan sumber daya manusia yang berkompeten. Dengan demikian, keberadaan pasar rakyat makin bisa dikenal dan menarik hati masyarakat untuk bisa terus berbelanja,” imbuhnya.