Kepolisian Resor Grobogan mencanangkan pembangunan zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas Korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), Senin (17/2/2020). Pencanangan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui pelayanan yang profesional.

Acara pencanangan zona integritas juga dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama jajaran Forkopimda. Hadir pula menyaksikan acara itu, sejumlah anggota LSM dan tokoh masyarakat di Kabupaten Grobogan.

Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengungkapkan, integritas adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada kementerian/lembaga pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai niat atau komitmen mewujudkan wilayah bebas korupsi (WBK) serta wilayah biroksi bersih dan melayani (WBBM). Pencanangan pembangunan zona integritas ini merupakan langkah awal dalam rangka implementasi dan komitmen yang kuat untuk muwujudkan Wilayah Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Menurutnya, pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM bukanlah hal baru tetapi adalah hal lama yang harus diingatkan kembali sebagai aparatur negara serta sebagai pelayan masyarakat. Sedangkan dilibatkanya Forkopimda itu bukan sekedar saksi, tetapi merupakan mitra Polri dalam mendidik masyarakat dalam menekan budaya KKN sebagai bentuk sinergitras antar instansi.

“Untuk menyinergikan kegiatan pencegahan korupsi, reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, maka ditetapkan kebijakan pembangunan zona integritas. Tolok ukur keberhasilan pembangunan zona integritas yaitu dengan ditetapkannya indikator pemberian penghargaan berupa predikat WBK dan WBBM," ujarnya.

Pencanangan ini dilaksanakan terbuka dan dipublikasikan luas. Tujuannya, agar semua pihak terkait serta unsur masyarakat dapat memantau, mengawasi, dan berperan serta dalam program kegiatan reformasi birokrasi khususnya di bidang pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.