Jumlah kasus orang yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan bertambah lagi. Ini menyusul adanya satu orang lagi yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab yang diterima dinas terkait.

“Ada satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil uji swab yang kita terima. Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Grobogan sampai hari ini ada 14 orang,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih didampingi Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Slamet Widodo dalam jumpa pers di kantor BPBD Grobogan, Selasa (5/5/2020).

Menurutnya, satu kasus positif Covid-19 terbaru adalah seorang pria berusia 56 tahun dari Kecamatan Grobogan. Saat ini, pasien tersebut masih menjalani perawatan di RSUD Ki Ageng Selo Wirosari.

Pasien positif Covid-19 terbaru itu profesinya adalah tukang batu yang sering bekerja ke luar kota. Dari penelusuran yang dilakukan, yang bersangkutan pada bulan Maret pernah kerja sekitar satu bulan di Jepara. Setelah itu, pindah kerja ke Semarang sekitar tiga minggu.

Selanjutnya, pada tanggal 26 April 2020, yang bersangkutan mengeluh sakit dan periksa ke Puskesmas Grobogan dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Islam Purwodadi. Beberapa hari kemudian, yang bersangkutan menjalani uji swab dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Tiga hari sebelumnya, ada penambahan tiga kasus positif Covid-19. Satu diantaranya adalah seorang bayi laki-laki berusia satu bulan yang beralamat di Kecamatan Tanggungharjo. Saat ini, pasien tersebut masih menjalani perawatan di RS Ketileng Semarang.

Berikutnya, seorang pria berusia 50 tahun dari Kecamatan Brati yang dirawat di RS Yakkum Purwodadi. Terakhir, pria berusia 38 tahun dari Kecamatan Purwodadi yang sudah diisolasi di RSUD Ki Ageng Selo Wirosari.

Masih dikatakan Endang, sebelumnya, sudah ada enam pasien positif covid-19 yang masih dirawat di RSUD Purwodadi. Yakni, empat perempuan berusia 32, 37, 38, dan 40 tahun serta dua orang pria berusia 43 dan 48 tahun yang semuanya berasal dari Kecamatan Karangrayung. Dari enam pasien ini, lima orang diantaranya berasal dari satu desa.

Endang menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal ada dua orang. Yakni, seorang pria berusia 49 tahun dari Kecamatan Godong yang meninggal tanggal 15 April di RSUP Kariadi Semarang dan pria berusia 70 tahun dari Kecamatan Gubug yang meninggal di RSPAW Salatiga tanggal 17 April.

“Jadi, total pasien positif Covid-19 di Grobogan ada 14 orang. Rinciannya, dua sembuh, dua meninggal, dan sepuluh orang masih dirawat,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Slamet Widodo menambahkan, dari hasil uji swab ini, pihaknya kemudian melakukan tracking dan rapid test terhadap orang yang pernah kontak erat dengan pasien itu. Yakni, istrinya dan 13 tenaga kesehatan di Puskesmas Grobogan.

“Sudah kita lakukan rapid test pada 14 orang itu. Alhamdulillah, hasil rapidnya nonreaktif semua,” jelasnya.