banjur dpnGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melarang warga agar tidak menanami tanggul sungai dengan beragam tanaman. Sebab, tanaman yang tumbuh disitu akan menyebabkan kondisi tanggul menjadi gembur sehingga rawan jebol ketika debit sungai penuh. Hal itu dilontarkan gubernur saat meninjau bencana banjir di Desa Tajemsari dan Karangpasar, Kecamatan Tegowanu, Minggu (3/5).

"Wajar saja kalau tanggul ini rawan jebol. Soalnya, banyak sekali pohon pisang yang ditanam di tanggul yang membuat tanah menjadi gembur. Nah, kalau tanahnya sudah gembur mana mungkin bisa kuat menahan hantaman air," kata Ganjar.

Dalam kunjungannya tersebut, Ganjar sempat berkeliling melihat kondisi kedua desa menggunakan boat milik BPBD. Sejumlah pejabat Ikut mendampingi Ganjar saat melihat lokasi bencana. Diantaranya, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf. Jaelan, Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Iriyanto, Ass II Dasuki, dan Kepala BPBD Agus Sulaksono.

Sebelum meinjau lokasi banjir, Ganjar sebelumnya singgah di Gor Tegowanu untuk menemui sebagian pengungsi yang tinggal di situ. Kepada para pengungsi, Ganjar menjanjikan akan memberikan bantuan secepatnya pada korban banjir. Selain itu, Ganjar juga meminta agar proses penutupan tanggul jebol bisa diupayakan lebih cepat. DNA