Kunker DPRD JatengAnggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang tergabung dalam Badan Pembentukan Peratuan Daerah (BPPD), Kamis (13/8) melakukan kunjungan kerja di Grobogan. Kedatangan 14 wakil rakyat yang dipimpin Ketua BPPD Abdul Aziz.

Kunjungan wakil rakyat itu disambut Asisten II Pemkab Grobogan Dasuki di ruang rapat wakil bupati. Ikut mendampingi, Stah Ahli Bupati Grobogan Sugeng, Kadinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto dan beberapa pejabat terkait lainnya.

Adapun agenda anggota BPPD itu adalah mencari masukan terkait draf perda yang disiapkan Pemprov Jateng mengenai perlindungan dan pemberdayaan petani.

“Saat ini, peraturan untuk melindungi dan memberdayakan petani masih berupa draft. Jadi, kedatangan kami kesini untuk mencari masukan buat penyempurdaan draf raperda,” kata Ketua BPPD DPRD Provinsi Jawa Tengah Abdul Aziz.

Menurut Aziz, tujuan pembuatan Perda nanti cukup bagus. Dimana, perlindungan dan pemberdayaan terhadap petani itu sudah dibutuhkan. Di beberapa daerah lain, seperti jawa Timur sudah memiliki Perda seperti itu.

Dijelaskan, dalam masalah perlindungan, ada beberapa poin menarik. Yakni, masalah ganti rugi gagal panen dan asuransi pertanian. Kemudian di bidang pemberdayaan adalah meningkatkan pendidikan dan pelatihan serta penguatan kelembagaan petani.

Khusus untuk asuransi pertanian, pada tahun ini akan ada proyek percontohan dengan dana dari APBN. Dimana, untuk Jawa Tengah dapat jatah lahan seluas 155 hektar. DNA