lmdh dpnWakil Bupati Grobogan Icek Baskoro, Senin (31/8) menyerahkan dana bagi hasil atau sharing produksi kayu tebangan Perhutani KPH Purwodadi tahun 2015. Total ada 19 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang dapat sharing produksi kayu tebangan. Adapun besarnya dana bagi hasil yang didapat LMDH tersebut sebanyak Rp 275 juta lebih.

LMDH yang mendapat sharing tersebut berada di delapan wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH). Masing-masing, BKPH Penganten, Jatipohon, Linduk, Pojok, Sambirejo, Tumpuk, Karangasem, dan Bandung.

Dalam penyerahan sharing itu, LMDH Sendang Wangi Agung mendapat bagian paling besar, yakni senilai Rp 101 juta. Disusul LMDH Batur Wana Makmur Rp 85 juta lebih, dan LMDH Jurang Jero Rp 49 juta lebih.

Selain pembagian sharing, dalam kesempatan itu juga diserahkan dana CSR Perhutani untuk masyarakat di sekitar hutan. Yakni, bantuan renovasi mushola di Dusun Widuri, Desa Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo senilai Rp 7,5 juta. Kemudian, bantuan untuk pembangunan sarana pendidikan PAUD di Desa Godan, Kecamatan Tawangharjo senilai Rp 11,8 juta serta bantuan dana Rp 100 juta buat pinjaman lunak bagi mitra binaan Perhutani.

Wakil Bupati menyatakan, di wilayah KPH Purwodadi terdapat 39 LMDH. Namun, pada tahun 2015 ini, hanya ada 19 LMDH saja yang mendapatkan sharing produksi kayu.

“Memang tidak semua LMDH dapat sharing karena hal ini disesuaikan dengan kondisi dilapangan. Kami harapkan, pembagian sharing ini bisa digunakan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan anggota LMDH,” ujar wabup didampingi Administratur KPH Purwodadi Damanhuri. DNA