tecnoBadan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada hari Rabu (2/9) hingga Jumat (4/9) lalu mendapat beragam pelatihan melalui kegiatan Technopreneurship Camp (TC). Acara yang dilangsungkan di ruang Riptaloka itu merupakan salah satu agenda pogram Teknopark Grobogan dibawah bimbingan BPPT.

Acara TC dibuka oleh Asisten II Pemkab Grobogan Dasuki. Hadir dalam kesempatan itu, Deputi Kepala BPPT Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi Tatang A Taufik. Terlihat pula Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Grobogan Yulianto.

Menurut Dasuki, acara tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang berasal berasal berbagai kalangan. Seperti pelajar, pemuda, mahasiswa, dosen, pelaku UKM, dan pelaku bisnis. Diharapkan, dengan kegiatan itu dapat memacu perkembangan bisnis dan UMKM di Kabupaten Grobogan.

“Acara seperti ini jarang sekali dilakukan dan merupakan kesempatan untuk menimba ilmu. Oleh sebab itu, manfaatkanlah kegiatan ini sebaik mungkin,” pesan Dasuki pada peserta pelatihan.

Deputi Kepala BPPT Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi Tatang A Taufik menambahkan, dalam kegiatan TC, peserta nantinya benar-benar dipacu kemampuan berinovasi dalam bisnisnya. Yakni dengan terlebih dahulu memaparkan rencana-rencana bisnisnya secara detail dan terperinci di depan tim dari BPPT yang akan melakukan penilaian.

“Sebelum melakukan pemaparan, peserta akan mendapat pelatihan mengenai wawasan ketrampilan, rencana bisnis, manajemen, serta pembiayaan. Selain tim BPPT, narasumber pelatihan ini juga berasal dari UKM Center Jawa Tengah dan Bank BKK Purwodadi,” ungkapnya.

Dari ratusan peserta tersebut nantinya akan diambil 20 calon pengusaha terbaik berdasarkan ide atau produk inovatif yang dipaparkan. Mereka ini nantinya akan mendapatkan pendampingan dan bantuan peralatan dari BPPT. Selain itu, para peserta yang terpilih akan dapat bantuan legalitas usaha, sertifikasi dan standarisasi uji produksi.

“Dari BPPT memang tidak memberikan bantuan berupa uang tunai. Tetapi bantuannya diwujudkan dalam bentuk peralatan dan pendampingan yang mendukung bisnis peserta terbaik,” ujarnya. DNA