Serahkan KISProgram pemberian jaminan kesehatan lewat Kartu Indonesia Sehat (KIS) dalam waktu dekat akan diserahkan pada penerimanya yang ada di Grobogan. Hal ini seiring sudah diserahkannya 19.545 KIS pada tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Dinsosnakertrans yang menjadi koordinator pendistribusian KIS.

Penyerahan KIS secara simbolis pada TKSK dilakukan Kepala Unit Kepesertaan BPJS Kesehatan KCU Kudus Sumiyati di ruang rapat Setda Grobogan, Jumat (2/10). Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Grobogan Sugiyanto dan pejabat terkait lainnya. Hadir pula, Kepala Kantor Layanan Operasional BPJS Grobogan Asri Wulandari.

Sekda Sugiyanto berharap agar pendistribusian KIS nanti harus dilakukan sesuai mekanisme. Untuk itu, dia meminta agar semua pihak yang terlibat dalam penyaluran KIS melakukan koordinasi yang baik sehingga pendistribusian KIS akan tepat sasaran.

“Kepada camat dan kades agar menyosialisasikan kepada masyarakat dan penerima KIS di wilayahnya masing-masing. Sedangkan untuk petugas TKSK selaku coordinator pendistribusian KIS harap melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Kepala Kantor Layanan Operasional BPJS Grobogan Asri Wulandari menambahkan, selama ini banyak yang menanyakan bedanya kartu Jamkesmas, BPJS, dan KIS. Menurutnya, fungsi dari tiga kartu itu sama yakni untuk mendapatkan pelayanan dari progran jaminan kesehatan nasional.

Nantinya, secara bertahap kartu itu akan menjadi satu. Yakni KIS saja yang digunakan untuk warga miskin. Peserta yang nanti mendapatkan KIS pun akan diminta untuk menyerahkan kartu Jamkesmas milikinya kepada BPJS Kesehatan.

“Kami berharap semua warga miskin dapat segera terdaftar jadi peserta KIS. Untuk itu, bagi peserta yang belum mendapatkan KIS dan masih memegang kartu Jamkesmas dan warga miskin yang belum punya Jamkesmas diminta untuk mengusulkan di kantor Dinsosnakertrans,” katanya. DNA