EVALUASI BANKEUWakil Bupati Grobogan Icek Baskoro meminta agar penyelesaian proyek fisik tahun 2015, khususnya yang berasal dari bantuan keuangan desa bisa diselesaikan tepat waktu. Selain tepat waktu, pengerjaan proyek juga harus tepat mutu sesuai dengan perencanaan.

Hal itu disampaikan wabup saat membuka rakor evaluasi dan pelaporan bantuan keuangan desa digelar di Aula Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan Grobogan, Senin (28/9). Acara rakor yang digelar selama dua hari tersebut dihadiri kepala desa, Kasi Pemerintahan Desa dan camat se-kabupaten Grobogan. Hadir pula, Staf Ahli Bambang Panji AB dan Wiku Handoyo serta Kabag Pengendalian Pembangunan Siswanto.

“Kepada kepala desa agar memperhatikan penyelesaian proyek dari bantuan keuangan desa tersebut.. Tahun anggaran 2015 tidak lama lagi akan berakhir dan jangan biasakan menyelesaikan proyek menjelang akhir tahun,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup menyatakan, evaluasi dinilai merupakan satu unsur penting dalam keberhasilan kegiatan. Melalui evaluasi itu akan diketahui apakah sebuah kegiatan sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan atau belum.

“Evaluasi adalah instrument penting dalam membantu pengendalian. Untuk itu pola pikir juga harus dirubah, yakni jangan takut dievaluasi agar kegiatan bisa terukur dengan baik,” imbuhnya.

Kabag Pengendalian Pembangunan Siswanto menambahkan, pada tahun 2015 ini, ada bantuan keuangan desa senilai Rp 37 miliar yang disalurkan untuk 236 desa di 19 kecamatan. Dana sebesar ini digunakan untuk membiayai 488 paket kegiatan pembangunan infrastruktur pedesaan.

“Tahun 2014, dana bantuan keuangan desa sebanyak Rp 42,3 miliar yang dibagi untuk 205 desa di 19 kecamatan. Tahun lalu jumlah pembangunan infrastrukturnya ada 478 paket,” katanya. DNA