TKI dpnSebanyak 25 orang mantan TKI yang ada di Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan mendapat pelatihan kewirausahaan selama sepekan. Yakni, dari Senin 19 hingga 24 Oktober. Pelaksanaan pelatihan mantan TKI tersebut dilangsungkan di LPK Koreanindo yang ada di Dusun Semen, Desa Pulokulon, Kecamatan Pulokulon.

Acara pelatihan yang diselenggarakan BNP2TKI melalui BP3TKI Provinsi Jawa Tengah itu dibuka Kepala Desa Pulokulon Kandar. Setelah itu para peserta mendapat motivasi bisnis yang disampaikan Arif Budianto dari UMKM Centre Jawa Tengah.

Menurut Arif, para mantan TKI tersebut sebenarnya sudah punya salah satu bekal untuk memulai usaha. Yakni, bekal berupa uang hasil dari jerih payahnya mengais rezeki di negeri orang.

“Kebanyakan mereka ini mengirimkan gaji yang didapat selama bekerja ke rumah. Jadi, sedikitnya modal usaha sudah mereka miliki,” kata Arif.

Meski demikian, syarat lain yang diperlukan untuk membuat usaha belum dimiliki para mantan TKI itu. Yaitu, keberanian dan tekad untuk memulai usaha meski hanya skala kecil. Selain itu, kebingungan menentukan jenis usaha juga dialami para mantan TKI.

Oleh sebab itu, dalam pelatihan tersebut, pihaknya sempat memberikan banyak gambaran jenis usaha yang bisa dilakukan. Terutama, usaha yang membutuhkan modal sedikit dan tidak perlu ketrampilan khusus. Antara lain, usaha pembuatan makanan ringan, minuman, jasa dan peternakan. DNA