KTNA SARASEHAN dpnUntuk mendukung program pemerintah menciptakan swasembada pangan nasional, tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Pertanian TPH saja. Tetapi butuh peran dari banyak untuk merealisisaikan program tersebut. Salah satunya, adalah dukungan dari kelompok tani nelayan andalan (KTNA).

“Kabupaten Grobogan merupakan salah satu daerah yang ditetapkan sebagai penyangga pangan nasional. Untuk itu, kita harapkan KTNA ikut terlibat dalam meningkatkan produksi pangan yang sudah kita capai saat ini,” kata Bupati Grobogan Bambang Pudjiono pada acara sarasehan KTNA di gedung Riptaloka, Kamis (22/10).

Acara sarasehan tersebut dihadiri pula oleh Kepala Dinpertan TPH Grobogan Edhie Sudaryanto dan Plt Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo. Hadir pula, Ketua KTNA Jateng Agus Eko Cahyono, Ketua KTNA Grobogan Suwardi, Kepala Gudang Bulog 104 Depok Zufron, dan Direktur BPR BKK Purwodadi Kusnanto.

Menurut bupati, KTNA sebagai mitra pemerintah harus berperan dalam kegiatan pendampingan kelompok tani dan gapoktan. Dengan demikian, nantinya akan menuju ke arah kelembagaan petani yang kuat dan mandiri.

Untuk kegiatan pendampingan ini, KTNA bisa bekerjasama dengan penyuluh pertanian dan penyuluh swadaya. Dengan pendampingan tersebut, KTNA akan bisa memberikan masukan terkait kondisi riil yang ada di lapangan. Dengan demikian, jika ada persoalan bisa diselesaikan dengan cepat dan dicarikan jalan keluarnya.

”Selama ini, tugas yang dilakukan KTNA bersinggungan langsung dengan petani di lapangan. Dengan demikian, mereka bisa lebih cepat menyampaikan informasi dari petani pada pemerintah melalui dinas pertanian,” katanya. DNA