pembinaan dpnBagian Pengendalaian Pembangunan Setda Grobogan, Rabu (21/10) menggelar acara pembinaan bagi organisasi pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkab Grobogan. Acara pembinaan yang dilangsungkan di ruang Riptaloka itu menghadirkan Kasubag PAPP Infrastruktur dan Tata Ruang Biro Adm Pembangunan Daerah Setda Provinsi Jateng Agus Munawar Shodiq sebagai nara sumber.

Dalam kesempatan itu, Shodiq menyatakan, ada kebijakan baru dalam proses pengadaan lelang barang dan jasa tahun 2015 ini. Namun, kebijakan ini belum diterapkan oleh banyak instansi pemerintahan. Yakni, diperbolehkannya pengadaan lelang barang dan jasa mendahului penetapan APBD.

“Kebijakan ini tertuang dalam Perpres No 4 Tahun 2015 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Perpres ini mulai berlaku 16 Januari 2015. Meski demikian, belum banyak instansi pemerintahan yang melakukan proses lelang mendahului penetapan APBD ini,” kata Shodiq dalam acara yang dilangsungkan di ruang Riptaloka itu.

Kendati dibolehkan lelang sebelum penetapan, tetapi kontraknya ditandatangani setelah APBD disahkan.

Menurut Shodiq, dalam perpres itu sudah diatur dengan jelas soal pengadaan barang dan jasa mendahului penetapan APBD. Termasuk diantaranya, jika dalam penetapan ABPD ternyata kegiatan yang dilelangkan sebelumnya tidak disetujui atau anggarannya kurang. Kalau hal ini terjadi maka pelelangan dinyatakan batal dan penyedia tidak boleh menuntut ganti rugi.

Untuk itu, agar kondisi seperti ini tidak terjadi, sebelumnya harus dibuat kesepakatan terlebih dahulu sebelum APBD ditetapkan. Yakni, antara pihak eksekutif dan legislatif terkait kegiatan yang direncanakan bakal dilelangkan sebelum penetapan APBD.

Ia menambahkan, Perpres tersebut dikeluarkan dalam rangka percepatan penyerapan anggaran. Keluarnya peraturan ini dilatar belakangi rendahnya penyerapan anggaran di berbagai daerah.

“Di beberapa kegiatan di Pemrov Jateng tahun 2016, akan kita lelangkan mendahului penetapan ABPD. Rencananya, proses lelang kita lakukan pada bulan November,” jelas Shodiq didampingi Kabag Pengendalian Pembangunan Pemkab Grobogan Siswanto. DNA