seminarjowo dpnDinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan, Rabu (27/10) menggelar acara seminar Bahasa Jawa yang dilangsungkan di Gedung Wisuda Budaya Purwodadi. Acara seminar dibuka oleh Plt Kadisporabudpar Grobogan Wiku Handoyo.

Acara seminar dihadiri sekitar 125 orang peserta . Selain pelajar, ada pula guru, persatuan dalang (Pepadi), dan anggota pesatuan masyarakat budaya Indonesia (Permadani).

Dalam kesempatan itu, Wiku menyatakan, upaya pelestarian Bahasa Jawa tampaknya sudah perlu dilakukan dengan serius. Sebab, hingga saat ini, banyak yang tidak paham dengan baik terhadap bahasa aslinya sendiri. Terutama dari kalangan generasi muda.

“Kalau sekedar bisa ngomong dengan Bahasa Jawa memang masih bisa. Tetapi, kebanyakan pakai Bahasa Jawa ngoko. Kalau sudah harus memakai Bahasa Jawa Kromo Alus atau Kromo Inggil saya yakin lebih banyak yang tidak bisa,” katanya.

Menurutnya, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memperbanyak kegiatan yang ada kaitannya dengan Bahasa Jawa. Misalnya, seminar, pelatihan buat guru dan murid. Selain itu, penambahan jam pelajaran Bahasa Jawa di sekolah juga bisa sedikit ditambah.

Wiku menjelaskan, dalam seminar tersebut, pihaknya juga mendatangkan KP Winarnokusumo, dari Kantor Sasana Wilapa Kraton Surakarta selaku salah satu pembicara. Pembicara lainnya, adalah Kabid Kebudayaan Disporabudpar Marwoto. DNA