Selain ada pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di setiap Kecamatan, Kabupaten Grobogan juga mempunyai 201 poliklinik yang tersebar di 19 Kecamatan. Keberadaan tempat kesehatan bisa membantu dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Icek Baskoro, SH mengatakan, keberadaan poliklinik ini bisa membantu menjaga pelayanan kesehatan terutama di daerah Pedesaan. Poliklinik yang dibangun sudah sesuai dengan standar dan prosedur tetap poliklinik Desa dalam memberikan pelayanan kesehatan dan diharapkan standart pelayananya sesuai kewenangan petugas.

”Poliklinik yang tersebar di seluruh Kecamatan ini bisa memberikan pelayanan BPJS. Sehingga diharapkan bisa mematuhi mekanisme yang diatur agar tidak menimbulkan konflik di masyarakat,” kata Wabup usai meresmikan klinik Desa Panimbo, Kecamatan Kedungjati, kemarin.

Read more: Grobogan Miliki 201 Poliklinik

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikutura (Dipertan TPH) Kabupaten Grobogan akan mengadakan mengadakan Agro Expo dan Gelar Teknologi Pertanian 2014. Kegiatan yang diikuti oleh 48 stan akan gelar mulai 14-19 Juni mendatang.

”Tujuan Agro Ekspo ini adalah untuk memperkenalkan dan mempromosikan kepada masyarakat luas mengenai produk-produk pertanian unggulan di Kabupaten Grobogan. Harapannya bisa menjembatani dan memperkokoh kemitraan dan kerjasama yang telah terjalin antara pihak yang terlibat dalam kegiatan agribisnis,” kata Kepala Dinpertan TPH Kabupaten Grobogan, Edhie Sudaryanto didampingi Kabid Kabid Imam Sudigdo, kemarin.

Dijelaskan, agro expo merupakan salah satu upaya membangun keterpaduan penanganan yang lebih baik antara pemerintah, swasta, pelaku usaha, dan masyarakat. Dalam hal ini untuk mendorong pertanian dan peningkatan produksi. Selain itu, dapat mengembangkan jaringan pasar global komoditas agro serta sebagai ajang transfer informasi dan teknologi pertanian bagi petani dan pelaku usaha.

Read more: Promosikan Pertanian Grobogan Lewat Agro Expo

Penyerapan belanja langsung APBD Kabupaten Grobogan selama tri wulan pertama mulai bulan Januari-Maret tahun 2014 belum terserap secara maksimal. Dana anggaran langsung itu, baru terserap untuk target KU sebesar 2,89 persen dan fisik 8,97 persen atau baru terserap Rp 19,3 miliar .

”Seharusnya untuk target sampai tri wulan pertama sampai bulan Maret 2014 Rp 670 miliar dari target KU Rp 99 miliar (14,9 persen) dan fisik 16 persen,” kata Kabag Pembangunan Setda Grobogan Siswanto.

Read more: Belanja Langsung Kabupaten Grobogan Belum Terserap Maksimal

Pembangunan jalan rusak di Kabupaten Grobogan membutuhkan dana dan waktu tidak sedikit. Sebab, dengan total panjang jalan Kabupaten Grobogan 890, 1 kilometer masih ada 700 kilometer yang rusak parah.

”Kalau setiap perbaikan jalan setiap satu kilometer menghabiskan dana sebesar Rp 2 miliar. Maka dibutuhkan dana sebesar Rp 1,4 triliun,” kata Bupati Grobogan Bambang Pudjiono melalui Kabag Humas Ayong Muhtarom, kemarin.

Dengan anggaran sebesar itu, maka Pemkab Grobogan membutuhkan waktu 15 tahun. Hal itu, karena anggaran setiap tahun tidak bisa memperbaiki jalan secara keseluruhan. Anggaran perbaikan jalan tahun 2014 ini, Pemkab Grobogan menganggarkan Rp 102 milar. Sementara untuk tahun 2015 anggaran direncanakan dinaikkan menjadi Rp 200 miliar.

Read more: Perbaikan Jalan Grobogan Butuh Waktu 15 Tahun

Go to top