04 Ziarah Makam HariJadiZiarah makam para leluhur Kabupaten Grobogan sudah menjadi tradisi dalam setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan. Tak terkecuali pada tahun ini, tradisi ini juga tetap dilakukan pada peringatan hari jari ke-288. Tujuan dari ziarah ini adalah untuk mempertahankan tradisi dan menghormati jasa-jasa perjuangan waktu dulu.

Pada pelaksanaannya, ziarah makam ini pesertanya dibagi menjadi dua rombongan. Bupati Grobogan Bambang Pudjiono SH, Ketua DPRD Grobogan Sri Sumarni, Kapolres Grobogan AKBP Langgeng Purnomo bersama FKPD dan Muspika ziarah di makam Ki Ageng Selo di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo dan Ki Ageng Tarub, Kecamatan Tawangharjo. Sedangkan rombongan kedua yakni Wabup Icek Baskoro SH bersama Dandim 0717 Purwodadi Letkol Inf. Jaelan bersama FKPD dan Muspika setempat melakukan ziaran di makam Ki Ageng Getas Pendowo, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi dan Ki Ageng Puger, Bupati pertama Kabupaten Grobogan di Kelurahan/Kecamatan Grobogan.

Bupati Grobogan Bambang Pudjiono SH mengatakan, tradisi ziarah merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun dalam rangkaian HUT Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengingat sejarah perjuangan para pendahulu, sekaligus juga mengenang jasa-jasanya dalam syiar agama dan pemerintah Kabupaten Grobogan sebelumnya.

Read more: Ziarah Makam Leluhur, Tradisi Hari Jadi Kabupaten

03 Sebanyak 31Kelompok Seni Ramaikan Kirab Budaya(1)Ribuan warga tampak antusias menyaksikan kirab budaya yang diikuti oleh 31 kelompok seni budaya yang turut ambil bagian dalam kegiatan karnaval yang dilakukan dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Grobogan ke – 288 di alun-alun Purwodadi, Senin (3/3). Para peserta berasal dari berbagai kelompok seni di kabupaten dan perwakilan UPTD se-Kabupaten Grobogan dengan memamerkan berbagai macam budaya tradisi daerah.

Tradisi yang ditampilkan diantaranya,  Asrah Batin, Siram Bendhe Becak, Ande-ande Lumut, Kentrung, Barongan, Babat Mrapen, Cinde Laras, Legenda Bledug Kuwu, Angguk, Tayub, Reog Gondoriyo, Joko Tarub, Barongsai, Adat Penganten dan Kosidah.

Kepala Disporabudpar Kabupaten Grobogan, Hery Rusdidjanto mengatakan, parade seni budaya adalah cara untuk melestarikan budaya daerah agar tidak terdesak dengan budaya asing. Sehingga budaya daerah ini dikenal dan dicintai warga masyarakat sendiri.

Read more: Sebanyak 31 Kelompok Seni Ramaikan Kirab Budaya

01 TradisiBoyongGrobogPerayaan tradisi Boyong Grobog dalam rangkaian hari jadi Grobogan ke 288 di kelurahan, Kecamatan Grobogan berlangsung meriah, pada Minggu (2/3). Tradisi ini sendiri menceritakan proses perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Grobogan.

Prosesi Boyong Grobog sendiri dikuti oleh belasan kelompok seni, seperti kelompok reog, barongan, drum band dan puluhan peserta dengan kostum prajurit kerajaan. Prosesi dimulai dari depan Mapolsek Grobogan dan berakhir di lapangan Grobogan. Pada prosesi ini diceritakan muasal dalam sejarah Kabupaten Grobogan pada masa Sunan Kalijaga, Grobog (kotak) yang berisi dengan senjata pusaka kerajaan dipindahkan dari Kecamatan Grobogan ke Kecamatan Purwodadi. Bersamaan dengan itu maka ibu kota Kabupaten Grobogan pun berpindah dari Kecamatan Grobogan ke Kecamatan Purwodadi saat ini.

Kejadian itu kemudian diceritakan kembali melalui kirab Boyong Grobog dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan yang ke-288 yang jatuh pada tanggal 4 Maret, yang digelar di sepanjang jalan Pangeran Puger, Kecamatan/ Kabupaten Grobogan.

Read more: Tradisi Boyong Grobog, Muasal Perpindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Grobogan

Kabupaten Grobogan Juara III Nasional Indonesia Green Region Award Pemerintah Kabupaten Grobogan kembali raih Penghargaan karena kepeduliannya terhadap Lingkungan. Penghargaan yang diterima kali ini adalah Indonesia Green Region Awards (IGRA) 2013 yang merupakan sebuah ajang penghargaan yang diberikan kepada Kabupaten dan Kota yang dianggap mempunyai komitmen, perhatian serta program nyata terkait isu lingkungan hidup.

Kabupaten Grobogan meraih peringkat 3 IGRA 2013 dalam kategori Pemerintah Kabupaten. Ajang tersebut adalah kegiatan IGRA yang keempat kalinya diadakan oleh Majalah SWA dan Kantor Radio KBR 68H. Ini adalah partisipasi pertama kali Kabupaten Grobogan dalam ajang penilaian pengelolaan lingkungan hidup antar pemerintah daerah se Indonesia Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk mendorong kepedulian Pemkab dan Kota terhadap keberlangsungan lingkungan hidup secara terencana dan masif Dengan harapan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten dan Kota lainnya untuk dapat memasukkan isu lingkungan kedalam setiap kebijakan dan program daerahnya.

Read more: Kabupaten Grobogan Juara III Nasional Indonesia Green Region Award (IGRA) 2013

Go to top