Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Tahun 2016-2021

Strategi yang dipilih dalam mencapai tujuan dan arah kebijakan pembangunan daerah dirinci setiap misi dan tujuan serta arah kebijakan sebagai berikut:

 

Misi 1 : Membangun dan meningkatkan infrastruktur jalan-jembatan, perhubungan, perumahan-pemukiman, dan sumberdaya air dengan tujuan:

  1. Meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, penataan taman kota/ ruang terbuka public dan drainase kota
  2. Meningkatan kualitas perumahan rakyat
  3. Meningkatkan kualitas sarana sumberdaya air
  4. Meningkatkan akses   masyarakat dalam mencapai wilayah kecamatan dan perdesaan.

Strategi untuk mencapai misi kesatu dan tujuan-tujuan diatas adalah:

  1. Meningkatkan aksesibilitas wilayah melalui pembangunan dan rehabilitasi jalan dan jembatan
  2. Meningkatkan kawasan perumahan dan permukiman melalui pelayanan dan ketersediaan taman kota, air minum, dan sanitasi yang layak 
  3. Meningkatkan kondisi infrastruktur sumber daya air dan irigasi melalui konservasi, dan  pendayagunaan sumber daya air.
  4. Meningkatkan layanan perhubungan melalui penyediaan terminal/ halte bus utamanya yang menghubungkan  wilayah kecamatan dan pedesaan

 Arah kebijakan dari tujuan dan strategi diatas adalah:

  1. Pembangunan dan rehabilitasi jalan dan jembatan dengan prioritas pada jalan dan jembatan yang berada dalam kondisi rusak berat di wilayah kecamatan dan desa
  2. Peningkatan pengelolaan kawasan perumahan dan permukiman dengan fokus pada penyediaan sarana prasarana dan peningkatan partisipasi masyarakat
  3. Peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana irigasi, dan air minum dengan fokus pada penataan dan pendayagunaan sumberdaya air.
  4. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang keselamatan dalam berlalu lintas
  5. Pembangunan halte yang dikhususkan pada jalur-jalur trayek potensial maupun jalur yang belum memiliki halte

 

Misi 2 : Pengembangan  ekonomi kerakyatan bidang UMKM, industri, perdagangan, koperasi dan pariwisata dengan tujuan-tujuan sebagai berikut:

  1. Menigkatkan produktivitas pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan darat
  2. Meningkatkan ketahanan pangan masyarakat

Strategi untuk mencapai misi kedua dengan tujuan-tujuan di atas adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan produktivitas pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan rakyat, peternakan melalui penyedia sarana dan prasarana produksi serta memberdayakan kelompok tani
  2. Meningkatkan produksi perikanan melakui pengembangan perikanan tangkap dan perikanan budidaya
  3. Meningkatkan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan melalui pengendalian atas ketersediaan, distribusi dan konsumsi pangan yang BISA (berimbang, beragam, sehat, dan aman)

  Arah kebijakan dari tujuan dan strategi diatas adalah:

  1. Optimalisasi pemanfaatan teknologi dan modernisasi alat pertanian tepat guna;
  2. Melakukan pengembangan pola dan sistem pertanian terutama pada jenis komoditas pertanian  unggulan lokal
  3. Optimalisasi sistem penyuluan perikanan serta pengelolaan dan pemasaran produksi perikanan baik tangkap maupun perikanan budidaya
  4. Peningkatkan pemantauan pasokan dan harga pangan pokok masyarakat , penanganan rawan pangan,dan penyediaan cadangan pangan daerah

 

Misi 3 : Pengembangan  ekonomi kerakyatan bidang UMKM, industri, perdagangan, koperasi dan pariwisata dengan tujuan-tujuan sebagai berikut:

  1. Menumbuhkembangkan usaha ekonomi kerakyatan bidang UMKM industri, perdagangan dan koperasi
  2. Mewujudkan kebijakan dan regulasi perlindungan terhadap UMKM dan Peningkatan kemampuan manajemen UMKM
  3. Menciptakan pusat-pusat pertumbuhan perekonomian baru di pedesaan
  4. Menumbuhkembangkan bidang pariwista

Strategi untuk mencapai misi ketiga dengan tujuan-tujuan di atas adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan industri kecil dan menengah melalui pembinaan dalam memperkuat jaringan klaster industri
  2. Meningkatkan kualitas dan produktivitas koperasi  serta UMKM melalui kemudahan formalisasi badan Usaha Kecil Menengah serta peningkatan kemitraan usaha bagi Usaha Mikro Kecil Menengah
  3. Meningkatkan kualitas dan produktivitas koperasi  serta UMKM melalui pemberdayaan pengurus dan pelaku UMKM
  4. Meningkatkan kerjasama jaringan perdagangan internasional maupun regional serta revitalisasi pasar tradisional
  5. Mengembangkan obyek wisata yang telah tersedia serta pembangunan destinasi wisata baru

 Arah kebijakan dari tujuan dan strategi diatas adalah:

  1. Pengembangan dan peningkatan kapasitas iptek sistem produksi dan pengembangan sentra sentra industri potensial
  2. Peningkatan kapasitas, pembinaan, serta pemberian bantuan peralatan dan modal  bagi pengurus koperasi dan pelaku UMKM yang produktif
  3. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan perkoperasian serta sistem informasi perencanaan pengembangan Perkoperasiandan UMKM
  4. Revitalisasi pasar dan pembangunan pasar baru  dengan prioritas pada pasar yang berkondisi tidak layak.
  5. Pengembangan destinasi wisata yang sudah ada serta pembangunan destinasi wisata baru di wilayah Grobogan serta peningkatkan promosi melalui berbagai media

 

Misi 4 : Peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan pemberdayaan masyarakat, keolahragaan pemuda, KB dan pelayanan sosial dasar lainnya dengan tujuan:

  1. Membangun sistem penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau
  2. Membangun  sistem kesehatan daerah yang semakin berkualitas dan  merata 
  3. Meningkatkan keberdayaan masyarakat
  4. Meningkatakan kualitas pengembangan pemuda dan olah raga
  5. Meningkatkan kualitas penyelenggaran KB
  6. Meningkatkan pengendalian laju pertumbuhan penduduk
  7. Meningkatkan kualitas penangnan PMKS

Strategi untuk mencapai misi keempat dengan tujuan-tujuan di atas adalah:

  1. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menempuh pendidikan melalui pemberian beasiswa, peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
  2. Meningkatkan pelayanan kesehatan melalui pembangunan berkelanjutan dan perluasan cakupan sarana dan prasarana kesehatan
  3. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, kualitas SDM Kesehatan dalam penanganan kesehatan ibu dan anak, dan penanganan manajemen kesehatan
  4. Pengembangan potensi ekonomi masyarakat dengan meningkatkan keterampilan, pendampingan, dan fasilitasi akses modal usaha, serta pengembangan BUMDesa
  5. Pembinaan bagi atlit dan penyelenggaraan berbagai event olahraga prestasi maupun olahraga rekreasi serta penguatan organisasi dan kapasitas kepemudaan dalam pembangunan
  6. Pengendalian penduduk melalui optimalisasi  pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/KR yang mandiri
  7. Meningkatkan pelayanan PMKS melalui pemberdayaan dan rehabilitasi sosial, pemberian bantuan serta peningkatan peran dunia usaha dan masyarakat 

 Arah kebijakan dari tujuan dan strategi diatas adalah:

  1. Pemberian beasiswa bagi siswa kurang mampu,  pembangunan/ rehabilitasi ruang kelas rusak berat dan peningkatan kapasitas bagi pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Non Formal
  2. Peningkatan peran dan fungsi Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan RSUD dengan fokus pada akreditasi dan perluasan cakupan pelayanan
  3. Peningkatan kesehatan masyarakat dengan prioritas pada pelayanan promotif dan preventif serta peningkatan kapasitas dan profesionalisme SDM bidang medis
  4. Pengembangan perekonomian desa/kelurahan sesuai dengan potensi dan sumberdaya alam yang dimiliki
  5. Pembinaan dan pemberian reward kepada atlit dan pelatihan olahraga berprestasi dan penyediaan sarana prasarana olahraga serta pembinaan dan fasilitasi organisasi kepemudaan dalam pembangunan
  6. Pengembangan pusat pelayanan informasi dan konseling KB serta promosi kesehatan ibu, bayi dan anak melalui kelompok kegiatan di masyarakat
  7. Pemberian jaminan perlindungan dan rehabilitasi sosial difokuskan pada keluarga rentan, LUT, PGOT dan tuna susila.

 

Misi 5 : Mewujudkan iklim investasi yang kondusif dan peningatan penyerapan tenaga kerja dengan tujuan-tujuan sebagai berikut:

  1. Memperkuat kebijakan daerah tentang perlindungan usaha
  2. Menyediakan kawasan industri dan perdagangan bagi investasi
  3. Meningkatkan minat investor dalam memanfaatkan peluang berbagai sektor usaha
  4. Meningkatkan penyerapan tenaga kerja
  5. Meningkatkan ketertiban, keamanan, dan kepastian dalam penegakan hukum.

Strategi untuk mencapai misi kelima dengan tujuan-tujuan di atas adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kemudahan pelayanan  perijinan maupun non perijinan, peningkatan sarana dan prasarana penunjang, optimalisasi promosi dan peluang untuk berinvestasi, serta penyediaan lahan investasi.
  2. Meningkatkan kualitas calon tenaga kerja melalui pendidikan dan pelatihan sesuai dengan peluang pasar kerja yang ada dan peningkatan kesempatan kerja

 Arah kebijakan dari tujuan dan strategi diatas adalah:

  1. Peningkatan kualitas pelayanan perijinan yang cepat melalui PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), peningkatan jaringan dengan investor serta penyediaan kawasan industri.
  2. Peningkatkan peran Balai Latihan Kerja dalam menyiapkan dan menyediakan calon tenaga kerja terampil, peningkatan penemptan dan perluasan kerja.

 

Misi 6 : Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur, tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan kualitas pelayanan publik dengan tujuan-tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatakan kualitas dan produktivitas sumberdaya aparatur
  2. Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang akuntabel
  3. Meningkatkan kualitas pelayanan  pada seluruh SKPD yang memiliki tugas pelayanan kepada publik
  4. Meningkatkan kualitas pengamanan informasi Pemerintah Daerah

Strategi untuk mencapai misi keenam dengan tujuan-tujuan di atas adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan sistem perencanaan SDM aparatur melalui analisis jabatan dan analisis beban kerja serta pengisian jabatan berdasarkan kualifikasi dan kompetensi aparatur
  2. Meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara melalui Diklat dan pelatihan, dan meningkatkan budaya disiplin, taat hukum, etik dan normaa paratur melalui pemberian reward dan punishment
  3. Meningkatkan kapasitas aparatur,  koordinasi, akuntabilitas kerja, dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
  4. Meningkatkan tata kelola pemerintahan melalui penerapan sinergitas dokumen perencanaan daerah dan penguatan sektor pengendalian serta pengawasan dalam implementasi kebijakan dan program pembangunan daerah
  5. Meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana pemerintahan melalui pengkajian analisis kebutuhan sarana prasarana, evaluasi , perbaikan dan pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada, perbaikan
  6. Meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan pemerintahan melalui pengembangan dan penerapatan SOP/SPP  secara konsisten dan menyeluruh

 Arah kebijakan dari tujuan dan strategi diatas adalah:

  1. Optimalisasi peran sistem informasi kepegawaian sebagai basis dalam penataan  aparatur sipil negara sesuai dengan kebutuhan, penempatan dan pengisian pejabat sesuai dengan kualifikaasi jabatan
  2. Pengembangan sistem tata kelola kepegawaian dengan fokus pada penataan nilai-nilai budaya disiplin, taat hukum, etik dan norma serta bebas dari KKN
  3. Peningkatan pengendalian dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan yang baik dengan meningkatkan kinerja ASN, mencegah terjadinya KKN dan in efisiensi pelaksanaan pembangunan, memperkuat  koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dengan implementasi kegiatan pembangunan.
  4. Pengendalian kebijakan, peningkatan koordinasi perencanaan dan pengawasan yang lebih komprehensif
  5. Akselerasi peningkatan ketersedian sarana dan prasarana pemerintahan dengan fokus pada Perangkat Daerah yang menyelenggarakan pelayanan publik.
  6. Peningkatan pelaksanaan dan optimalisasi pengembangan SOP secara konsisten dengan fokus pada Perangkat Daerah yang memiliki unit pelayanan langsung kepada masyarakat

 

Misi 7 : Meningkatan kelestarian sumberdaya alam, lingkungan hidup dan kualitas penataan ruang dengan tujuan-tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kelestarian sumberdaya alam
  2. Meningkatkan kelestarian lingkngan hidup
  3. Meningkatkan kualitas penataan ruang

Strategi untuk mencapai misi keenam dengan tujuan-tujuan di atas adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kelestarian sumberdaya alam melalui Pengendalian dan Pengawasan pemanfaatan SDA serta Pengelolaan keanekaragaman hayati dan ekosistem yang ramah lingkungan
  2. Meningkatkan kualitas penataan ruang melalui sosialisasi kebijakan, norma, standar, prosedur dan manual pemanfaatan ruang serta pengendalian dan pemanfaatn  fungsi lahan sesuai dengan peruntukannnya

Arah kebijakan dari tujuan dan strategi diatas adalah:

  1. Peningkatan pengelolaan lingkungan dan sumberdaya alam dengan fokus pada peningkatan peran serta masyarakat dalam perlindungan dan konservasi SDA serta stakeholder pengelolaan lingkungan hidup terkait
  2. Peningkatan pengelolaan penataan ruang dengan fokus pada penyiapan prosedur dan manual pengendalian pemanfaatan ruang serta peningkatan peran serta masyarakat dalam pemanfaatan ruang

 

Misi 8 : Meningkatkan penghayatan nilai-nilai keagamaan dan pelestarian budaya masyarakatdengan tujuan-tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan penghayatan masyarakat terhadap agama yang dipeluknya
  2. Meningkatan kualitas penyelengaraan pelestarian budaya masyarakat

Strategi untuk mencapai misi keenam dengan tujuan-tujuan di atas adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan penghayatan nilai keagamaan melalui toleransi dan kerukunan dalam kehidupan beragama
  2. Meningkatkan kelestarian budaya melalui pengembangan kesenian dan kebudayaan lokal serta penyelenggaraan festival dan event  budaya daerah

Arah kebijakan dari tujuan dan strategi diatas adalah:

  1. Peningkatan  rasa solidaritas dan ikatan sosial dikalangan masyarakat dengan penguatan pada nilai nilai agama dan keberagaman
  2. Pengembangan pelesatian budaya lokal dengan fokus pada pengembangan kerjasama pengelolaan kekayaan budaya dan membangun kemitraan pengelolaan kebudayaan daerah

 

Misi 9 : Meningkatkan pemerataan pendapatan, pembangunan antar wilayah, kesetaraan gender, perlindungan anak   dan penanggulangan kemiskinan dengan tujuan-tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan penghayatan masyarakat terhadap agama yang dipeluknya
  2. Meningkatan kualitas penyelengaraan pelestarian budaya masyarakat

Strategi untuk mencapai misi keenam dengan tujuan-tujuan di atas adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi kesenjangan pendapatan dan disparitas antar wilayah melalui pemerataan pembangunan dan pertumbuhan pusat perekonomian baru
  2. Meningkatkan kesetaraan gender melalui pemberdayaan lembaga yang berbasis gender dan bimbingan manajemen usaha bagi perempuan dalam mengelola usaha serta  upaya perlindungan perempuan terhadap tindak kekerasan
  3. Meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak melalui peningkatan kapasitas kelembagaan P2PT2A, penguatan akses perlindungan dari tindak kekerasan,   pengembangan bakat dan keterampilan anak serta perwujudan kecamatan layak anak
  4. Pengurangan beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan masyarakat miskin

Arah kebijakan dari tujuan dan strategi diatas adalah:

  1. Peningkatan dan pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh dengan fokus pada pengembangan pusat perekonomian baru ditiap tiap kecamatan dan desa
  2. Peningkatan kapasitas kelembagaan PUG dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup, perlindungan dan  partisipasiperempuan dalam pembangunan daerah.
  3. Peningkatan kualitas hidup, dan tumbuh kembang  anak dengan fokus pada pemenuhan hak-hak anak,  pencegahan,  perlindungan dan pemulihan korban kekerasan anak.

  4. Penetapan program unggulan daerah dalam penanggulangan kemiskinan dengan optimalisasi data PBDT.