Peningkatan kualitas hidup manusia di bidang pendidikan sebagai salah satu indikator pertama IPM, diukur dari capaian kualitas pendidikan masyarakat berdasarkan rata-rata lama sekolah, mengalami peningkatan, dimana pada Tahun 2005 sebesar 6,60 menjadi 6,86 pada Tahun 2009, demikian juga angka melek huruf mengalami peningkatan dari 86,80% menjadi 90,21%.

Berdasarkan data tingkat pendidikan di Kabupaten Grobogan Tahun 2006-2009, terbanyak pada tamatan SD atau sederajat kemudian  secara berurutan tidak atau belum pernah sekolah serta tidak atau belum tamat SD,  SLTP atau sederajat, tamatan SMU atau sederajat, sedangkan, dan terakhir Akademi/Diploma, S1, S2, dan S3 terakhir. Hal ini dapat dilihat dari gambar 1 dan tabel 1.

 

Tabel 1.

Tingkat Pendidikan Penduduk Usia 5th+

Kabupaten Grobogan Tahun 2006-2009

tabel_1_pendiidikan_aSumber  : BPS  Grobogan dan Dispendukcapil

 

 

Struktur penduduk Kabupaten Grobogan dilihat dari gambar I.6 dibawah menunjukan  peningkatan komposisi untuk penduduk yang lulus SLTA dan Perguruan Tinggi, hal ini akan memberikan kontribusi terhadap angka HDI (Human Development Index).

 

Gambar 1

Komposisi Tingkat Pendidikan Tahun 2006-2009

gambar_1_pendidikan_a

 

 

Selanjutnya kinerja bidang pendidikan dapat dilihat secara makro pada tabel 2 berikut ini.

 

Tabel 2

Angka Partisipasi Murni dan Kasar (APM dan APM)

Kabupaten Grobogan Tahun 2006 – 2009

tabel_2_pendidikan_aSumber : Dinas Pendidikan Kab. Grobogan

 

 

APM (Angka Partisipasi Murni) SD merupakan angka dari hasil pembagian antara Jumlah siswa usia 7-12 tahun dijenjang SD/MI/Paket A dengan Jumlah penduduk kelompok usia 7-12 thn. APM SD Kabupaten Grobogan dari tahun 2006 sampai Tahun 2009 dikisaran angka 95%.

APM (Angka Partisipasi Murni) SMP merupakan angka dari hasil pembagian antara Jumlah siswa usia 13-15 thn dijenjang SMP/MTs/Paket B dengan Jumlah penduduk kelompok usia 13-15 thn. APM SLTP Kabupaten Grobogan dari tahun 2006 sampai Tahun 2009 mengalami peningkatan dan terakhir pada angka 89%. Gejala ini menunjukkan bahwa pelajar lulusan SD lebih banyak melanjutkan ke sekolah SLTP.

APM (Angka Partisipasi Murni) SLTA merupakan angka dari hasil pembagian antara jumlah  siswa usia 16-18 thn dijenjang SMA/SMK/MA/Paket C dengan Jumlah penduduk kelompok usia 16-18 thn. APM SLTA Kabupaten Grobogan dari tahun 2006 sampai Tahun 2009 juga mengalami peningkatan dan pada Tahun 2008 sebesar 30%. Gejala ini menunjukkan bahwa pelajar lulusan SLTP semakin banyak melanjutkan ke sekolah SLTA dari tahun-tahun sebelumnya.